Senin, 30 April 2012

"ULTRAS MEMANG SELALU ANARKIS??"





ULTRAS MEMANG SLALU "ANARKI" .?

yaps, yang dimaksud disini adalah ANARKI atau ANARKISme dalam arti sebenarnya bukan dalam arti wartawan media massa atau pemerintahan loh.. ANARKI adalah paham yang mengejar KEMERDEKAAN INDIVIDU tanpa negara sebagai regulator/otoritas yang selalu memaksa didalam pelaksanaan tugasnya. Sedangkan bila mendapat imbuhan -S berarti pelaku tindakan Anarki. Dan yang menjadi sentral dari pemahaman diatas adalah bahwa Anarkisme tidak sama dan atau berarti paham kekerasan. Dan mengapa ULTRAS selalu ANARKI atau ANARKISME.?



Karena ULTRAS ialah kelompok supporter yang memiliki paham kebebasan individu, dan  poltik serta slalu kritis memprotes kebijakan yang dianggapnya TAK PANTAS untuk dilakukan oleh si pembuat kebijakan. Seperti awal mula terbentuknya kelompok ULTRAS di italy sonoh, bahwasannya Ultras diilhami dari demontrasi-demontrasi yang dilakukan anak-anak muda pada saat ketidakpastian politik melanda Italia di akhir 1960-an. Alhasil, sejatinya ultras adalah simpati politik dan representasi ideologis. Setiap ultra memiliki basis ideologi dan aliran politik yang beragam, meski mereka mendukung klub yang sama. Ultras memiliki andil “melestarikan” paham-paham tua seperti facism, dan komunism socialism.

Ketegangan / Gesekan antar ULTRAS suporter sendiri rata-rata disebabkan oleh perbedaan pilihan ideologis daripada perbedaan klub kesayangan. Untungnya, dalam tradisi Ultras di Italia terdapat kode etik yang namanya Ultras codex. Salah satu fungsi kode etik itu “mengatur” pertempuran antar ultras tersebut bisa berlangsung lebih fair dan “berbudaya”. Salah satu etika itu adalah dalam hal bukti kemenangan, maka bendera dariultras yang kalah akan diambil oleh ultras pemenang. Kode etik lainnya ialah, seburuk apapun paratifosi itu mengalami kekejaman dari tifosi lainnya, maka tidak diperkenankan untuk lapor polisi.
KENAPA?? Kok Gak Lapor POLISI??

yups, karena eh karena Bentrok dengan polisi menjadi salah satu tabiat asli ultras. Bagi ultras, polisi adalah hal yang diharamkan alias A.C.A.B (All Cops Are Bastards). Sebulan sebelum Sandri terbunuh, muncul klaim dari pihak polisi yang menyatakan bahwa tak kurang dari 268 kelompok ultra dengan aspirasi politik, semuanya memiliki semangat kebencian pada polisi. Selain itu, masih menurut polisi, mayoritas kelompok tersebut berhubungan dengan gerakan ekstrim kanan yang fasis.

 Namun sebenarnya ultras tidak seseram yang dibayangkan. Bahkan dibandingkan dengan Hools (FIRM) di inggris. Karena sebenarnya ultras menjauhi yang namanya keributan. (walaupun ada yg suka nyari masalah).Dan hampir semua kelompok ultras anti berafiliasi politik. memang ada yang kanan, kiri, merah, dsb...Tapi yang tidak bermain politik juga banyak.

SO.? ANARCHY dan ULTRAS memang tak dapat dipisahkan...
KARENA ANARCHY ≠ VANDAL (KERUSUHAN) atau RADIKAL (TINDAKAN BRUTAL).

LIBERTA PER GLI ULTRAS.!!
SALUTI ULTRA

2 komentar: